Simulasi Optika · Hukum Snellius

Pemantulan & Pembiasan Cahaya

n₁ · sin θ₁ = n₂ · sin θ₂
NormalSinar merambat dari Medium 1 ke Medium 2. Ubah slider untuk mengamati perubahan sudut bias dan kondisi pemantulan.
Kontrol
Sudut Datang (θ₁) 45°
⚡ Mendekati sudut kritis!
Indeks Bias n₁ 1.00
Indeks Bias n₂ 1.50
Hasil Perhitungan
θ₁ (datang)
45.0°
θᵣ (pantul)
45.0°
θ₂ (bias)
28.1°
θ kritis
Keterangan
Sinar Datang
Sinar Pantul
Sinar Bias
Garis Normal
▸ Pertanyaan Pemandu Eksplorasi
▾ tampilkan
Q — 01
Apa yang terjadi pada θ₂ saat θ₁ diperbesar? Apakah hubungannya linier?
Coba geser θ₁ dari 0° ke 80°. Perhatikan bahwa θ₂ naik, namun tidak linier — karena hubungannya melalui fungsi sinus. Saat θ₁ mendekati 90°, perubahan θ₂ terasa semakin lambat. Ini karena sin θ berubah lebih kecil di dekat sudut besar.
▾ tampilkan
Q — 02
Mengapa sinar bias lebih dekat ke garis normal jika n₂ > n₁?
Karena n₁/n₂ < 1 → sin θ₂ < sin θ₁ → θ₂ < θ₁. Cahaya "melambat" masuk ke medium lebih rapat, sehingga berbelok menuju normal — seperti roda yang masuk tanah lebih berat di satu sisi. Set n₂ > n₁ dan amati sinar hijau berbelok ke dalam.
▾ tampilkan
Q — 03
Kapan sudut kritis (θc) muncul dan bagaimana cara menemukannya?
θc hanya ada jika n₁ > n₂. Rumusnya: θc = arcsin(n₂/n₁). Set n₁ = 1.50, n₂ = 1.00 → θc ≈ 41.8°. Naikkan θ₁ perlahan — amati sinar bias bergerak mendekati batas horizontal. Kotak θ kritis di panel kanan akan menyala kuning.
▾ tampilkan
Q — 04
Apa yang terjadi pada sinar bias tepat saat θ₁ = θc?
Saat θ₁ = θc, sinar bias merambat sejajar permukaan batas (θ₂ = 90°). Ini adalah kondisi ambang — satu derajat lebih dan sinar tidak menembus medium sama sekali. Perhatikan sinar hijau berubah warna menjadi kuning sebagai highlight.
▾ tampilkan
Q — 05
Apa itu Pemantulan Total Internal (TIR)? Kapan terjadi?
TIR terjadi bila n₁ > n₂ DAN θ₁ > θc. Tidak ada sinar bias — semua energi cahaya dipantulkan kembali. Simulasi akan menyala merah. Prinsip TIR dimanfaatkan pada serat optik (internet kabel) dan prisma periskop.
▾ tampilkan
Q — 06
Jika n₁ = n₂, apakah cahaya tetap dibiaskan? Mengapa?
Tidak. Bila n₁ = n₂, maka n₁/n₂ = 1 → sin θ₂ = sin θ₁ → θ₂ = θ₁. Sinar menembus lurus tanpa pembelokan, seolah tidak ada batas medium. Coba set n₁ = n₂ = 1.50 dan amati sinar bias lurus ke bawah sejajar garis normal.